Source image: Gemini ai
Semarang, 1 Oktober 2026 — Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, kembali terbakar. Api dilaporkan sekitar pukul 18.04 WIB pada Rabu (30/9) malam dan melahap zona satu, dua, dan tiga di TPA yang masih memakai sistem pembuangan terbuka (open dumping). jpnn
Ini bukan kebakaran pertama dalam dua pekan terakhir.
Kepala Dinas Damkar Kota Semarang, Sih Rianung, menyebut area terdampak hampir 10 hektare. Angka lain datang dari Suara.com, yang melaporkan perkiraan sekitar 12 hektare, terdiri atas zona 1 dan 2 seluas 8,43 hektare serta zona 3 sekitar 3,8 hektare. Perbedaan ini sebaiknya Anda sebut sebagai “perkiraan sementara”. Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Meluas, 10 Hektare Lahan Terbakar +2
Menurut laporan Lingkar, pemadaman masih difokuskan pada pengendalian pergerakan api, karena pemadaman total belum bisa dilakukan akibat kobaran besar dan gas metana. Suara ledakan sempat terdengar dari area kebakaran. Damkar juga berencana membendung sungai di sekitar lokasi agar pasokan air untuk pemadaman tidak terputus. TPA Jatibarang Terbakar, Api Meluas Hampir 10 Hektare – Lingkar +2
1. Asap dan kualitas udara. Radar Semarang melaporkan kabut asap mulai menyebar seiring meluasnya api. Petugas Damkar menyatakan tidak ada evakuasi warga, tetapi dampak yang paling mungkin dirasakan warga sekitar adalah asap. jawaposlingkar
2. Risiko kesehatan. Sejumlah media mengingatkan bahaya asap pembakaran sampah. SuperNews menulis bahwa asapnya mengandung zat berbahaya seperti karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan dioksin, serta warga Mijen disebut mulai mengeluhkan sesak napas dan iritasi mata. Keluhan ini baru saya temukan di satu media, jadi sebaiknya Anda konfirmasi ke Dinas Kesehatan atau puskesmas setempat sebelum menjadikannya fakta. supernews
3. Korban. Belum ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. bangkaterkini
4. Mata pencaharian warga. Kebakaran ini membuat warga yang mencari barang bekas di sekitar TPA khawatir. Seorang warga menyebut barang rongsokannya bisa ikut terbakar, dan menyebut kejadian ini salah satu yang terbesar yang pernah ia lihat. indoraya
5. Kesulitan penanganan. Petugas belum berani memadamkan api secara langsung karena kandungan gas metana yang tinggi, sehingga memilih menyekat api lebih dulu. Api pada timbunan sampah juga bisa tetap membara di bagian dalam dan membutuhkan proses pendinginan. detiksuara
6. Preseden gangguan yang lebih luas. Pada kebakaran Oktober 2023, asap dari TPA Jatibarang sempat mengganggu lalu lintas penerbangan di Bandara Ahmad Yani. Ini peristiwa lama dan belum ada laporan serupa untuk kebakaran kali ini, jadi tulis sebagai perbandingan saja. kompas
Sebelum kejadian ini, Pemkot Semarang sudah membentuk satuan tugas untuk mengantisipasi potensi kebakaran di TPA Jatibarang selama kemarau 2026. Kebakaran beruntun dalam dua pekan ini kemungkinan akan memunculkan pertanyaan soal efektivitas pengawasan dan pengelolaan TPA.
Daftar Sumber